Tumbuhkan Budaya Membaca, MAN 1 Musi Banyuasin Rutin Gelar Apel Literasi
Apel literasi rutin menjadi ruang bagi peserta didik untuk membaca, memahami informasi, berpikir kritis, dan berani menyampaikan gagasan di depan umum.
Sekayu, Mansa Muba —
MAN 1 Musi Banyuasin kembali melaksanakan kegiatan apel literasi rutin sebagai bagian dari upaya menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan kemampuan literasi peserta didik. Kegiatan berlangsung di Lapangan MAN 1 Musi Banyuasin, Kamis (10/09/2026).
Apel literasi dipimpin oleh Dania Septia Ningrum selaku Duta Literasi MAN 1 Musi Banyuasin dan dikoordinasikan oleh Komunitas Literasi. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII dengan berlangsung tertib dan antusias.
Membangun Kemampuan Literasi
Kegiatan literasi rutin ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam membaca dan memahami informasi, meningkatkan kemampuan menulis, melatih berpikir kritis, serta mengolah informasi secara efektif.
Dengan demikian, literasi diharapkan dapat menjadi bagian dari kebiasaan belajar sekaligus memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Adelia Juniarti Sajikan Resensi Buku
Adelia Juniarti — Kelas XI.B
Perwakilan kelas XI.B yang berkesempatan menjadi peresensi dalam apel literasi kali ini.
Pada kegiatan literasi kali ini, perwakilan kelas XI.B, Adelia Juniarti, berkesempatan menjadi peresensi dengan membawakan resensi buku berjudul Ballerina Berdarah karya Alfida Nurhayati Adiana.
Ballerina Berdarah
Mengenal Kisah Ballerina Berdarah
Kompetisi Misterius dan Ritual Gelap
Ballerina Berdarah mengisahkan tujuh penari balerina yang mengikuti sebuah kompetisi misterius. Dalam perjalanan kompetisi tersebut, mereka ternyata terjebak dalam sebuah ritual gelap yang mengancam keselamatan para peserta.
Resensi sebagai Ekspresi Literasi
Penyampaian resensi tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan literasi yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memahami isi bacaan sekaligus menyampaikan kembali informasi yang diperoleh kepada teman-temannya.
Kegiatan literasi yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu memperkuat kebiasaan membaca sekaligus membentuk peserta didik yang mampu memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan baik.
Kembali Melanjutkan KBM
Setelah seluruh rangkaian kegiatan literasi selesai, peserta didik diarahkan untuk memasuki kelas masing-masing dan melanjutkan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan tertib.
Membaca bukan sekadar memahami kata, tetapi juga membuka wawasan, melatih berpikir, dan memberi ruang bagi peserta didik untuk berani menyampaikan gagasan.
