MAN 1 Musi Banyuasin Berita Tingkatkan Minat Baca Peserta Didik, MAN 1 Musi Banyuasin Gelar Kegiatan Literasi Rutin

Tingkatkan Minat Baca Peserta Didik, MAN 1 Musi Banyuasin Gelar Kegiatan Literasi Rutin

Sekayu, (Mansa Muba) — Dalam upaya meningkatkan minat baca dan membangun budaya literasi di lingkungan madrasah, MAN 1 Musi Banyuasin secara rutin melaksanakan kegiatan literasi setiap hari Selasa dan Kamis. Kegiatan tersebut diikuti oleh dewan guru serta peserta didik kelas X, XI, dan XII dan dilaksanakan di lapangan utama MAN 1 Musi Banyuasin, Selasa (18/08/2026).

Kegiatan literasi dikoordinir langsung oleh Irfan dan dipimipin oleh Dania Septa Ningrum serta Nurman Prayogo selaku Duta Literasi MAN 1 Musi Banyuasin. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong peserta didik untuk gemar membaca, berpikir kritis, serta mampu menyampaikan gagasan secara kreatif.

Pelaksanaan kegiatan literasi bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan melalui kegiatan membaca dan memahami berbagai jenis teks, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari budaya belajar di lingkungan MAN 1 Musi Banyuasin.

Pada kegiatan literasi kali ini, sesi resensi diisi oleh perwakilan kelas XI.E. Penampilan resensi dikemas dalam bentuk pembacaan puisi dan penyampaian berita literasi yang mengangkat isi buku Si Anak Pemberani karya Tere Liye.

Dalam resensi tersebut, peserta didik memperkenalkan tokoh utama, Eliana, sebagai anak sulung dari empat bersaudara dalam keluarga Mamak Nurseri dan Bapak Syahdan. Eliana tumbuh di sebuah desa kecil yang asri bersama sahabat-sahabatnya, Cahaya, Damani, dan Anton. Mereka kemudian dikenal sebagai kelompok Empat Sekawan.

Eliana digambarkan sebagai sosok anak yang kritis, tegas, dan berani menyampaikan pendapat. Konflik dalam cerita mulai muncul ketika kehidupan masyarakat desa mereka terancam oleh aktivitas penambangan emas ilegal yang dilakukan oleh pihak luar. Kegiatan tersebut berdampak terhadap lingkungan, termasuk mencemari sungai dan merusak kawasan hutan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

Melalui kegiatan resensi tersebut, peserta didik tidak hanya berlatih memahami dan menyampaikan isi sebuah karya, tetapi juga belajar menyampaikan gagasan dan pesan yang diperoleh dari bahan bacaan kepada orang lain.

Kegiatan literasi kemudian ditutup dengan penyampaian kritik dan saran dari peserta didik. Setelah kegiatan selesai, peserta didik diarahkan untuk kembali ke kelas masing-masing untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).

Dengan dilaksanakannya kegiatan literasi secara rutin, MAN 1 Musi Banyuasin berharap budaya membaca semakin tumbuh di kalangan peserta didik. Kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk generasi yang memiliki wawasan luas, berpikir kritis, percaya diri, serta mampu berkomunikasi dengan baik.

(TSJMANSAMUBA)
Share
1 Likes

Author: masykur