Sekayu, (Mansa Muba) — MAN 1 Musi Banyuasin menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M pada Rabu, (26/08/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan madrasah tersebut berlangsung khidmat, meriah, dan penuh antusiasme. Seluruh tenaga pendidik dan peserta didik turut mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dilaksanakan sebagai momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada beliau serta meneladani akhlak mulia yang dicontohkan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan shalawat yang dibawakan oleh Hadroh Al-Firdaus MAN 1 Musi Banyuasin. Suasana semakin khidmat dengan pembacaan tilawah dan saritilawah ayat suci Al-Qur’an yang disampaikan oleh anggota Rohani Islam (ROHIS) MAN 1 Musi Banyuasin.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala MAN 1 Musi Banyuasin, Muhammad Yamin. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk mengenal lebih dekat sosok Rasulullah SAW serta mengimplementasikan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk mengenal, mencintai, dan meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.” ungkapannya.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan nasyid yang dibawakan oleh anggota ROHIS MAN 1 Musi Banyuasin. Penampilan tersebut mendapat sambutan dan antusiasme dari seluruh peserta yang hadir.
Puncak kegiatan diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz We’es Sambayon, M.Pd. dengan tema Menghidupkan Sirah, Menumbuhkan Cinta, Menguatkan Akhlak.
Dalam tausiahnya, Ustadz We’es menyampaikan pentingnya mempelajari sirah atau perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu cara untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah. Kecintaan tersebut hendaknya tidak berhenti pada ucapan, tetapi diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan ajaran serta akhlak Rasulullah SAW.
Beliau juga mengingatkan peserta didik untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam berbagai aspek kehidupan, di antaranya dalam hal kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, kasih sayang, serta kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, dengan mempelajari sirah Nabi Muhammad SAW, umat Islam tidak hanya mengetahui sejarah kehidupan Rasulullah, tetapi juga dapat mengambil berbagai pelajaran berharga untuk membentuk pribadi yang berakhlakul karimah.
Para peserta didik tampak antusias mengikuti tausiah hingga selesai. Suasana kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan.
Setelah tausiah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama seluruh warga madrasah. Selanjutnya, peserta didik kembali ke kelas masing-masing untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M ini, MAN 1 Musi Banyuasin berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat semakin tertanam dalam diri seluruh warga madrasah, khususnya peserta didik.
Semangat mencintai Rasulullah SAW diharapkan tidak hanya hadir dalam momentum peringatan Maulid Nabi, tetapi juga tercermin dalam sikap, tutur kata, kedisiplinan, kepedulian, dan perilaku sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu sarana dalam membentuk generasi muda MAN 1 Musi Banyuasin yang beriman, berkarakter, dan berakhlakul karimah.
