Kreatif dan Inspiratif, Siswa XI.C Sajikan Resensi Buku Lewat Drama Musikal
Apel literasi MAN 1 Musi Banyuasin menghadirkan karya kreatif siswa melalui drama musikal, pembacaan berita, puisi, dan flashmob.
Sekayu, Mansa Muba —
Dalam upaya menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan kemampuan peserta didik, MAN 1 Musi Banyuasin kembali melaksanakan kegiatan apel literasi rutin yang digelar setiap Selasa dan Kamis. Kegiatan berlangsung di Lapangan Utama MAN 1 Musi Banyuasin, Selasa (08/09/2026), dan diikuti oleh sejumlah dewan guru serta peserta didik kelas X, XI, dan XII.
Pelaksanaan kegiatan dikoordinir oleh Irpan dan dipimpin oleh Dania Septia Ningrum serta Animan Akhyat selaku bagian dari Komunitas Literasi MAN 1 Musi Banyuasin.
Literasi sebagai Budaya Belajar
Kegiatan literasi ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan wawasan melalui kegiatan membaca dan memahami teks, serta melatih kemampuan komunikasi secara kreatif.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari budaya belajar di lingkungan MAN 1 Musi Banyuasin.
XI.C Hadirkan Resensi dalam Pertunjukan
Pada pelaksanaan kali ini, peserta didik kelas XI.C berkesempatan menampilkan hasil resensi buku melalui berbagai bentuk pertunjukan kreatif, yaitu drama musikal, pembacaan berita, puisi, dan flashmob.
Tiga Putri Anuspati
Empat Bentuk Ekspresi Literasi
Resensi buku tidak hanya disampaikan secara konvensional, tetapi dikembangkan menjadi pertunjukan yang memadukan kemampuan membaca, memahami cerita, berkomunikasi, berekspresi, dan bekerja sama.
Mengangkat Kisah Tiga Putri Anuspati
Novel Tiga Putri Anuspati mengisahkan sebuah keluarga yang tampak sempurna dari luar, tetapi menyimpan berbagai persoalan di dalam kehidupan rumah tangganya.
Keluarga Sakti dan Andara
Keluarga tersebut terdiri atas Sakti sebagai ayah, Andara sebagai ibu, serta tiga putri mereka, Harumi, Haruna, dan Hanina.
Di balik kehidupan yang terlihat harmonis, berkecukupan, dan penuh prestasi, tersimpan berbagai konflik serta luka batin yang dialami oleh masing-masing anggota keluarga.
Penyajian resensi dalam bentuk pertunjukan menjadi salah satu cara kreatif peserta didik untuk memahami sekaligus menyampaikan kembali isi buku kepada seluruh peserta apel.
Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa literasi tidak hanya dilakukan melalui aktivitas membaca, tetapi dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk karya dan ekspresi kreatif.
Apresiasi Prestasi dan Organisasi
Setelah kegiatan literasi selesai, acara dilanjutkan dengan penyampaian informasi oleh Hj. Martalistiana. Dalam kesempatan tersebut, madrasah memberikan apresiasi kepada Adinda Rasyid, anggota Pramuka MAN 1 Musi Banyuasin (PRAMANSA), atas prestasinya dalam mengikuti Jambore Nasional di Cibubur.
Apresiasi untuk Adinda Rasyid
Anggota PRAMANSA MAN 1 Musi Banyuasin yang meraih prestasi melalui keikutsertaannya dalam Jambore Nasional di Cibubur.
Selain itu, turut diperkenalkan para calon Ketua dan Wakil Ketua POTRU yang telah berhasil lolos pada tahap seleksi awal. Perkenalan tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses pemilihan kepengurusan organisasi peserta didik di MAN 1 Musi Banyuasin.
Kembali ke Kelas dengan Tertib
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, peserta didik diarahkan untuk kembali ke kelas masing-masing dan mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan tertib.
Melalui kegiatan literasi yang kreatif dan inspiratif, MAN 1 Musi Banyuasin terus mendorong peserta didik untuk membaca, berpikir, berkomunikasi, dan berkarya.
