Sekayu, (Mansa Muba) — MAN 1 Musi Banyuasin kembali melaksanakan Apel Tahfiz yang dirangkaikan dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama sebagai bagian dari program pembinaan karakter religius peserta didik. Kegiatan berlangsung di lapangan MAN 1 Musi Banyuasin, Rabu (19/08/2026), dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII, dewan guru, serta tenaga kependidikan.
Apel Tahfiz dipimpin oleh Tim Rohis bersama Mustafid. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan khidmat sejak awal hingga selesai. Apel Tahfiz merupakan salah satu program rutin MAN 1 Musi Banyuasin yang bertujuan membiasakan peserta didik untuk mencintai, menghafal, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program ini, madrasah berupaya meningkatkan motivasi peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an, membangun kedisiplinan dan konsistensi dalam melakukan murojaah hafalan, serta memantau perkembangan kemampuan tahfiz secara berkelanjutan.
Setelah Apel Tahfiz, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus ungkapan empati dan kepedulian keluarga besar MAN 1 Musi Banyuasin.
Doa bersama secara khusus dipanjatkan untuk almarhumah Siti Julaiha binti Andin, siswi angkatan ke-43. Keluarga besar madrasah mendoakan agar Allah Swt. mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan almarhumah di tempat terbaik di sisi-Nya. Doa juga dipanjatkan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah.
Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Seluruh peserta mengikuti pembacaan Surah Yasin dan doa bersama dengan tertib. Momentum tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan, kepedulian, dan ukhuwah Islamiyah di lingkungan madrasah.
Melalui pelaksanaan Apel Tahfiz, Yasinan, dan doa bersama secara rutin, MAN 1 Musi Banyuasin terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang religius dan kondusif. Pembiasaan ini diharapkan mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.
