Sekayu, (Mansa Muba) — MAN 1 Musi Banyuasin kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan riset pelajar melalui keikutsertaan dua tim terbaik dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Selasa, (07/04/2026).
Kedua tim tersebut mengusung inovasi yang berfokus pada isu lingkungan serta pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna. Kedua Tim ini telah lulus tahap review, dan akan lanjut ke tingkat Nasional.
Tim pertama yang terdiri dari M. Sabih Ramadhon (kelas X.A) dan Avrilya Firneizah (kelas X.B) mengangkat judul penelitian “Formulasi Konsorsium Bioremediasi Berbasis EM4, Molase, Air Beras, dan Asam Humat sebagai Produk Inovatif untuk Restorasi Tanah Tercemar Asbes di Area Genangan.” Melalui penelitian ini, tim berupaya menghadirkan solusi ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh untuk memperbaiki kualitas tanah yang tercemar.
Sementara itu, tim kedua yang beranggotakan Mira Aulia dan Athiyyah Kamila Jelita (kelas XI.A) mengusung judul “Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Ambon (Musa acuminata Cavendish) dari Program MBG sebagai Bahan Baku Pembuatan Bioplastik dengan Penambahan Gliserol dan Ekstrak Limbah Gambir.” Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan limbah organik berupa kulit pisang yang diolah menjadi bioplastik. Inovasi tersebut diharapkan mampu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan nilai guna limbah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Kedua tim telah melalui berbagai tahapan persiapan, mulai dari penyusunan proposal hingga pengembangan penelitian, dengan bimbingan intensif dari guru pembina.
Partisipasi ini menjadi bukti bahwa peserta didik MAN 1 Musi Banyuasin tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berinovasi serta berkontribusi dalam mencari solusi terhadap permasalahan lingkungan. Diharapkan, keikutsertaan ini dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus berkarya dan meraih prestasi di bidang penelitian.
(TSJMANSAMUBA)
