Debat Terbuka Kandidat Ketua dan Wakil OSIM dan UKS MAN 1 Musi Banyuasin: Menjadi Wadah Mengasah Jiwa Kepemimpinan Siswa
Debat kandidat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengenal visi, misi, program kerja, dan gagasan calon pemimpin OSIM dan UKS sekaligus belajar berdemokrasi di lingkungan madrasah.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (16/09/2026) tersebut diikuti oleh Kepala MAN 1 Musi Banyuasin, Muhammad Yamin, dewan guru, pembina organisasi, serta seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII.
Kegiatan yang dikoordinasikan oleh anggota POTRU ini menjadi wadah bagi para kandidat untuk menyampaikan visi, misi, program kerja, serta gagasan yang akan mereka laksanakan apabila terpilih. Selain itu, debat kandidat memberikan kesempatan kepada seluruh peserta didik untuk mengenal lebih dekat karakter, gagasan, dan rencana kerja masing-masing pasangan calon sebagai bagian dari proses pemilihan yang demokratis di lingkungan madrasah.
Debat Kandidat OSIM
ORGANISASI SISWA INTRA MADRASAHDebat diawali dengan sesi kandidat Ketua dan Wakil Ketua OSIM yang diikuti oleh dua pasangan calon. Masing-masing pasangan calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi sebagai gambaran arah serta tujuan yang akan mereka bawa dalam menjalankan organisasi.
Pasangan Calon 1
Ronald Abdul Mughni
&
Arif Alfarisy
Pasangan Calon 2
Riansa Padli
&
Danish Firza Alfaaris
Selanjutnya, para kandidat menjawab sejumlah pertanyaan yang diberikan oleh panelis. Pertanyaan tersebut membahas berbagai aspek kepemimpinan, program kerja, tanggung jawab organisasi, serta persoalan yang berkaitan dengan kehidupan peserta didik di lingkungan madrasah.
Sesi debat kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab dan penyampaian sanggahan antarpasangan calon. Pada sesi ini, para kandidat diberikan kesempatan untuk menanggapi gagasan maupun jawaban pasangan calon lainnya. Debat ditutup dengan penyampaian pendapat berdasarkan mosi yang telah ditentukan.
Rangkaian debat memberikan kesempatan kepada kandidat untuk menunjukkan kemampuan berkomunikasi, menjawab pertanyaan, menanggapi pendapat, serta menyampaikan argumentasi berdasarkan mosi yang telah ditentukan.
Debat Kandidat UKS
USAHA KESEHATAN SEKOLAHSetelah debat OSIM selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Debat Kandidat Ketua dan Wakil Ketua UKS yang diikuti oleh tiga pasangan calon. Masing-masing pasangan calon memaparkan visi, misi, dan program kerja yang akan mereka jalankan dalam upaya mengembangkan peran UKS di lingkungan madrasah.
Pasangan Calon 1
Devina Dwi Salmah
&
Aditya Novarini
Pasangan Calon 2
Marta Eka Zapira
&
M. Rizqi Ramadhan
Pasangan Calon 3
Qalikha Airribia
&
Aliya Citra
Pertanyaan panelis pada sesi UKS berfokus pada berbagai hal yang berkaitan dengan kesehatan, kebersihan, kepedulian terhadap lingkungan, serta peran UKS dalam menciptakan lingkungan madrasah yang sehat dan nyaman.
Para kandidat juga mengikuti sesi tanya jawab, memberikan sanggahan, serta menyampaikan pandangan berdasarkan mosi yang telah ditentukan.
Gagasan para kandidat diarahkan pada berbagai aspek yang berkaitan dengan kesehatan, kebersihan, kepedulian terhadap lingkungan, serta upaya menciptakan lingkungan madrasah yang sehat dan nyaman.
Melatih Kepemimpinan dan Berpikir Kritis
Kegiatan debat berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme dari seluruh peserta didik. Melalui kegiatan ini, para kandidat tidak hanya dituntut untuk mampu menyampaikan gagasan, tetapi juga belajar mendengarkan pendapat orang lain, memberikan tanggapan secara santun, serta mempertanggungjawabkan program yang mereka tawarkan.
Debat kandidat OSIM dan UKS diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran demokrasi sekaligus mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, berpikir kritis, dan tanggung jawab peserta didik.
Proses debat menjadi bagian dari pendidikan demokrasi di madrasah. Peserta didik mendapatkan pengalaman untuk mendengarkan gagasan, memahami program kerja, menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Menuju Pemilihan yang Demokratis
Dengan demikian, proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM serta UKS MAN 1 Musi Banyuasin diharapkan dapat berlangsung secara tertib, transparan, dan demokratis.
Debat kandidat menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik untuk mengembangkan keberanian berbicara, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, tanggung jawab, dan sikap menghargai pendapat orang lain dalam kehidupan organisasi di madrasah.
