Debat Kandidat Ketua dan Wakil Rohis MAN 1 Musi Banyuasin, Wujudkan Pemimpin Muda Berjiwa Kritis dan Demokratis
Tiga pasangan calon menyampaikan visi, misi, program kerja, serta argumentasi dalam rangkaian proses pemilihan kepengurusan ROHIS periode mendatang.
Kegiatan debat diawali dengan apel pembukaan yang dilaksanakan di lapangan MAN 1 Musi Banyuasin, Selasa (15/09/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MAN 1 Musi Banyuasin, Muhammad Yamin, Wakil Kepala Madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, staf Tata Usaha (TU), pembina organisasi, serta peserta didik kelas X, XI, dan XII.
Tiga Pasangan Calon Siap Beradu Gagasan
Setelah apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan debat kandidat yang diikuti oleh tiga pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua Rohis. Masing-masing pasangan calon diberikan kesempatan untuk memaparkan visi dan misi serta program kerja yang akan dilaksanakan apabila terpilih menjadi pemimpin Rohis.
Pasangan Calon 1
Fadhil Oktalideisya
&
Rahmat Ainur Amin
Pasangan Calon 2
M. Ari Wijaya
&
Aprilia Ayu Permatasari
Pasangan Calon 3
Dion Dzamaaro
&
Razip Apandi
Debat Berlangsung dalam Beberapa Sesi
Rangkaian debat berlangsung dalam beberapa sesi. Kegiatan diawali dengan penyampaian visi dan misi oleh masing-masing pasangan calon, kemudian dilanjutkan dengan sesi pertanyaan dari panelis. Para kandidat juga diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan, menyampaikan tanggapan, serta memberikan sanggahan terhadap pernyataan pasangan calon lainnya.
Pada sesi berikutnya, para kandidat mengikuti debat dengan mosi yang telah ditentukan. Sesi ini menjadi kesempatan bagi setiap pasangan calon untuk menunjukkan kemampuan dalam menganalisis suatu persoalan, menyampaikan argumentasi, serta mempertahankan pendapat secara logis dan bertanggung jawab.
Belajar Demokrasi melalui Organisasi
Melalui kegiatan debat kandidat ini, para peserta didik tidak hanya diperkenalkan pada visi, misi, dan program kerja setiap pasangan calon, tetapi juga diajak untuk belajar menerapkan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan organisasi di madrasah.
Debat kandidat menjadi salah satu sarana edukatif bagi peserta didik untuk menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan terhadap gagasan dan program yang ditawarkan oleh masing-masing calon. Proses tersebut sekaligus melatih peserta didik untuk berpikir kritis, mencermati argumentasi, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Rohis menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik untuk memahami demokrasi sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, kepemimpinan, kerja sama, dan tanggung jawab dalam kehidupan organisasi.
Menyiapkan Pemimpin Rohis Masa Depan
Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin Rohis yang memiliki jiwa kepemimpinan, percaya diri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki komitmen untuk mengembangkan kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter Islami di MAN 1 Musi Banyuasin.
Dengan terlaksananya debat kandidat ini, proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Rohis diharapkan dapat berlangsung secara demokratis, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. Pemimpin yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa Rohis MAN 1 Musi Banyuasin menjadi organisasi yang semakin aktif, kreatif, dan memberikan kontribusi positif bagi madrasah.
Debat kandidat bukan sekadar ajang menyampaikan program, tetapi menjadi proses pembelajaran untuk membentuk generasi muda yang mampu berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, menghargai perbedaan, serta siap menjalankan amanah kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab.
