Asah Wawasan dan Kemampuan Berpikir, MAN 1 Musi Banyuasin Rutin Gelar Literasi
Kegiatan literasi rutin menjadi ruang bagi peserta didik untuk membaca, memahami informasi, menyampaikan gagasan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan percaya diri.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis serta diikuti oleh dewan guru dan peserta didik kelas X, XI, dan XII.
Kegiatan literasi kali ini dipimpin oleh Duta dan anggota komunitas Literasi MAN 1 Musi Banyuasin. Dania Septia Ningrum dan Lintang turut memandu jalannya kegiatan literasi pagi tersebut.
Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias.
Resensi Buku Menjadi Bagian dari Kegiatan Literasi
Salah satu rangkaian kegiatan literasi adalah penyampaian resensi buku oleh perwakilan peserta didik. Pada kesempatan kali ini, Ahmad Azham, perwakilan dari kelas XI.C, menyampaikan resensi novel berjudul Tiga Putri Anuspati, karya Mutiara FH.
Tiga Putri Anuspati — karya Mutiara FH, yang mengangkat kisah kehidupan keluarga, tekanan, konflik, kehilangan, serta hubungan antaranggotanya.
Menggali Kisah dan Persoalan dalam Novel
Novel tersebut mengisahkan kehidupan keluarga Sakti dan Andara yang dari luar terlihat sempurna, tetapi menyimpan berbagai persoalan dan tekanan dalam kehidupan ketiga putri mereka.
Harumi selalu dituntut untuk menjadi sempurna, Haruna merasa kurang mendapatkan perhatian, sementara Hanina menghadapi berbagai bentuk pembatasan dalam kehidupannya.
Kehidupan keluarga tersebut kemudian mengalami perubahan besar setelah sebuah tragedi di pantai Yogyakarta merenggut nyawa Haruna.
Peristiwa tersebut membuat hubungan keluarga semakin renggang. Beberapa tahun kemudian, mereka kembali dipertemukan untuk menghadapi berbagai persoalan masa lalu, perubahan sikap orang tua, serta kondisi Hanina yang berada dalam keadaan kritis.
Melatih Kemampuan Menyampaikan Gagasan
Melalui penyampaian resensi tersebut, peserta didik tidak hanya diajak untuk memahami isi sebuah buku, tetapi juga belajar menyampaikan kembali informasi dan gagasan yang diperoleh dari bahan bacaan secara runtut dan percaya diri.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus meningkatkan keberanian dalam menyampaikan hasil pemikiran di hadapan warga madrasah.
Membangun Budaya Membaca di Lingkungan Madrasah
Kegiatan literasi rutin menjadi salah satu upaya MAN 1 Musi Banyuasin dalam menumbuhkan budaya membaca di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan ini, peserta didik didorong untuk membiasakan diri membaca, memahami informasi, serta memperluas wawasan dan pengetahuan.
Selain meningkatkan kemampuan literasi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi, berpikir kritis, menyampaikan gagasan, dan memahami berbagai informasi yang diperoleh dari bahan bacaan.
Membaca sebagai Kebiasaan Positif
Pembiasaan tersebut diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk memanfaatkan waktu dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat, sekaligus menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Usai seluruh rangkaian kegiatan literasi selesai, peserta didik MAN 1 Musi Banyuasin kembali menuju kelas masing-masing untuk melanjutkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Melalui kegiatan literasi yang dilaksanakan secara konsisten, MAN 1 Musi Banyuasin terus berkomitmen menciptakan lingkungan madrasah yang mendukung tumbuhnya generasi gemar membaca, berwawasan luas, kritis, kreatif, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat.
