Upaya memperkuat literasi ekonomi dan keuangan di lingkungan madrasah terus didorong melalui peningkatan kapasitas para pendidik. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan sosialisasi Bank Indonesia (BI) bersama Kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi Madrasah Kabupaten Musi Banyuasin yang dilaksanakan di MAN 1 Musi Banyuasin pada Kamis (08/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para guru ekonomi madrasah mengenai peran, fungsi, tugas, dan wewenang Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada peserta kegiatan, tetapi dapat diteruskan kepada peserta didik sehingga memberikan dampak yang lebih luas terhadap peningkatan literasi ekonomi di lingkungan madrasah.

Guru Ekonomi sebagai Penguat Literasi Ekonomi

Kegiatan dihadiri oleh Kepala MAN 1 Musi Banyuasin Muhammad Yamin, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Musi Banyuasin Subroto, perwakilan Bank Indonesia, serta para guru yang tergabung dalam MGMP Ekonomi Madrasah Kabupaten Musi Banyuasin.

πŸ“š

Peningkatan Kapasitas Guru

Guru memperoleh tambahan pemahaman mengenai peran dan fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral.

πŸ’³

Literasi Keuangan

Pembahasan dikaitkan dengan perkembangan layanan perbankan dan kehidupan masyarakat yang semakin dekat dengan transaksi keuangan.

πŸŽ“

Diteruskan kepada Siswa

Pengetahuan dari kegiatan diharapkan dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran ekonomi di madrasah.

Subroto Tekankan Pentingnya Pemahaman Dunia Perbankan

Kegiatan dibuka oleh Subroto. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemahaman mengenai dunia perbankan di tengah perkembangan kehidupan masyarakat yang semakin erat dengan berbagai layanan keuangan, mulai dari kartu debit, kredit, hingga transaksi digital.

β€œPentingnya peran bank di zaman sekarang, khususnya bagi masyarakat dan generasi muda, karena saat ini masyarakat sering menggunakan layanan perbankan, seperti debit, kredit, dan sebagainya. Harapan kami, ilmu pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari narasumber Bank Indonesia dapat dibagikan kepada anak didik, sehingga pengetahuan tersebut juga dapat diteruskan kepada keluarga dan teman-teman mereka.”
β€” Subroto, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Musi Banyuasin

Subroto berharap kegiatan tersebut dapat memberikan tambahan wawasan kepada para guru ekonomi, khususnya mengenai tugas dan peran Bank Indonesia. Menurutnya, posisi guru sebagai pendidik memiliki peran strategis dalam menyampaikan kembali pengetahuan tersebut kepada peserta didik.

Efek berantai literasi ekonomi

Dengan bertambahnya wawasan para guru, pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan diharapkan dapat diteruskan kepada peserta didik dan selanjutnya berkembang di lingkungan keluarga serta masyarakat.

Bank Indonesia Dorong Kolaborasi dan Sinergi

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dan pengarahan dari pihak Bank Indonesia yang disampaikan oleh Asisten Manajer, Albi Pratama.

Dalam penyampaiannya, Albi memberikan pemahaman mengenai tugas, wewenang, dan fungsi Bank Indonesia sekaligus mendorong terjalinnya kolaborasi dan sinergi antarpihak dalam mendukung kemajuan perekonomian, khususnya di Sumatera Selatan.

Mengenal Kedudukan dan Peran Bank Indonesia

Memasuki sesi utama, para peserta mendapatkan materi mengenai kedudukan dan peran Bank Indonesia sebagai bank sentral. Materi mencakup tujuan Bank Indonesia, tugas-tugas utama bank sentral, serta berbagai kebijakan yang ditempuh dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Materi Kebijakan Bank Indonesia

Para guru juga mendapatkan penjelasan mengenai kebijakan Bank Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026, termasuk orientasi kebijakan dan bauran kebijakan (policy mix) Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja. Pencapaian tujuan tersebut dilakukan melalui penerapan strategi bauran kebijakan yang saling terintegrasi.

Materi Interaktif melalui Diskusi dan Tanya Jawab

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab bersama narasumber. Para guru tampak antusias mengikuti pembahasan serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai kebijakan dan peran Bank Indonesia dalam perekonomian nasional.

Menjelang akhir kegiatan, pihak Bank Indonesia juga mengadakan kuis berhadiah yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik.

Membangun Efek Berantai Literasi Ekonomi

Melalui kegiatan ini, para guru yang tergabung dalam MGMP Ekonomi Madrasah Kabupaten Musi Banyuasin diharapkan memiliki pemahaman yang semakin kuat mengenai peran dan fungsi Bank Indonesia.

Bank Indonesia Memberikan pengetahuan dan wawasan
β†’
Guru Mengembangkan dan meneruskan materi
β†’
Peserta Didik Menerapkan dalam pembelajaran ekonomi
β†’
Keluarga & Masyarakat Memperluas literasi ekonomi

Pengetahuan tersebut selanjutnya dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran ekonomi di madrasah sehingga peserta didik tidak hanya memahami konsep ekonomi secara teoritis, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai perkembangan sistem keuangan dan kebijakan ekonomi nasional.

Lebih dari sekadar kegiatan sosialisasi, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun efek berantai literasi ekonomi di madrasah. Pengetahuan yang diperoleh dari Bank Indonesia diteruskan kepada guru, kemudian disampaikan kepada peserta didik, dan pada akhirnya dapat turut memperluas pemahaman ekonomi di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Penguatan kapasitas pendidik menjadi langkah penting dalam memperluas literasi ekonomi. Melalui sinergi antara Bank Indonesia, madrasah, dan MGMP Ekonomi, wawasan mengenai sistem keuangan dan kebijakan ekonomi diharapkan semakin dekat dengan peserta didik dan lingkungan pendidikan madrasah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama yang telah disediakan bagi para peserta.