Kreatif dan Berdampak, Peserta Didik MAN 1 Musi Banyuasin Ciptakan Poster Edukasi Karhutla Berbasis AI
Memadukan kecerdasan artifisial, kreativitas visual, dan kepedulian lingkungan melalui proyek pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial.
SEKAYU, MANSA MUBA — RABU, 14/10/2026
Peserta didik MAN 1 Musi Banyuasin menunjukkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan teknologi Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI). Dalam implementasi mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), peserta didik menghasilkan poster kampanye edukatif bertema pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin.
Pembelajaran KKA yang Kreatif dan Bertanggung Jawab
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembelajaran yang diberikan oleh Supriangga, selaku guru mata pelajaran KKA. Melalui tugas tersebut, peserta didik didorong untuk memahami dan memanfaatkan teknologi AI secara kreatif, inovatif, serta bertanggung jawab. Tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi, pembelajaran ini juga mengajak peserta didik untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai edukasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Poster Edukasi tentang Bahaya dan Pencegahan Karhutla
Poster-poster yang dihasilkan memuat berbagai informasi penting mengenai Karhutla, mulai dari pengertian, dampak terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Informasi tersebut dikemas dalam bentuk visual yang menarik, informatif, dan mudah dipahami sehingga pesan yang disampaikan dapat menjangkau berbagai kalangan.
Poster menyajikan pengertian Karhutla serta dampaknya terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Informasi langkah-langkah pencegahan dikemas secara visual agar mudah dipahami masyarakat.
Slogan Kampanye yang Dekat dengan Masyarakat
Untuk memperkuat pesan kampanye, peserta didik turut menghadirkan sejumlah slogan persuasif, di antaranya “Stop Kebakaran Hutan di Muba”, “Hutan Sehat, Indonesia Kuat”, dan “Musi Banyuasin Butuh Udara Bersih, Bukan Asap”. Slogan-slogan tersebut menjadi bentuk ajakan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla. Melalui pemanfaatan teknologi AI, pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan disampaikan dengan cara yang kreatif dan relevan dengan perkembangan teknologi digital.
Pesan Kampanye Pencegahan Karhutla
Menghubungkan Teknologi dengan Kepedulian Lingkungan
Implementasi mata pelajaran KKA melalui proyek ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang menghubungkan penguasaan teknologi dengan kepedulian terhadap permasalahan lingkungan. Peserta didik tidak hanya belajar memanfaatkan kecerdasan artifisial sebagai alat bantu dalam berkarya, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan menyampaikan informasi, serta kesadaran akan pentingnya menggunakan teknologi untuk tujuan yang positif.
Mendorong Generasi Melek Teknologi dan Peduli Lingkungan
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Musi Banyuasin berharap karya-karya peserta didik dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya pencegahan Karhutla. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen madrasah dalam mendorong lahirnya generasi muda yang melek teknologi, kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta kehidupan sosial masyarakat.

