Apel Literasi MAN 1 Musi Banyuasin, Siswa XI.B Sajikan Resensi Buku melalui Podcast dan Musikalisasi Puisi
Kreativitas siswa XI.B mengemas resensi buku menjadi podcast dan musikalisasi puisi untuk memperkuat budaya literasi di madrasah.
MAN 1 Musi Banyuasin kembali melaksanakan kegiatan apel literasi rutin yang diikuti oleh peserta didik kelas X, XI, dan XII di lapangan madrasah pada Selasa, 29 September 2026. Kegiatan dipandu oleh Dania Septia Ningrum dan Nurman Prayogo selaku Duta Literasi MAN 1 Musi Banyuasin sebagai bagian dari upaya menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan kemampuan literasi peserta didik.
Menumbuhkan Budaya Literasi
Apel literasi rutin ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca serta mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kepercayaan diri melalui berbagai bentuk penyajian literasi.
XI.B Sajikan Resensi melalui Podcast dan Musikalisasi Puisi
Pada kesempatan kali ini, peserta didik kelas XI.B mendapat giliran untuk menampilkan kegiatan literasi melalui resensi buku yang dikemas dalam bentuk podcast dan musikalisasi puisi. Mereka mengangkat buku Semua Boleh Pergi, Kecuali Ibu karya Deru Sunyi sebagai bahan ulasan dan interpretasi.
Semua Boleh Pergi, Kecuali Ibu
Melalui penampilan tersebut, para siswa menyampaikan pemahaman mereka terhadap isi buku yang memuat berbagai tulisan emosional, kutipan, dan catatan harian tentang pergulatan batin seseorang dalam menghadapi kehidupan. Karya tersebut mengangkat tema kedewasaan, kerapuhan, ketegaran, serta pentingnya sosok ibu sebagai tempat bersandar dan sumber kasih sayang.
Literasi dalam Bentuk yang Lebih Variatif
Penyajian resensi melalui podcast dan musikalisasi puisi memberikan pengalaman literasi yang lebih variatif bagi peserta didik. Selain memahami isi bacaan, siswa juga berkesempatan mengembangkan kreativitas dalam menginterpretasikan karya sastra dan menyampaikannya kepada teman-teman mereka.
Pendekatan tersebut menjadikan kegiatan literasi tidak hanya berfokus pada aktivitas membaca, tetapi juga memberi ruang bagi peserta didik untuk mengolah gagasan, berekspresi, berkomunikasi, dan mengapresiasi karya sastra melalui berbagai media.
Apel Literasi Dilanjutkan dengan KBM
Setelah seluruh rangkaian apel literasi selesai, peserta didik diarahkan untuk memasuki kelas masing-masing guna melanjutkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Melalui kegiatan rutin ini, MAN 1 Musi Banyuasin berharap budaya literasi semakin berkembang di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk lebih aktif membaca, mengapresiasi karya sastra, serta mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan berpikir kritis.
