Momentum Sumpah Pemuda, Kepala MAN 1 Musi Banyuasin Ajak Siswa Junjung Persatuan dan Kemanusiaan
Menanamkan semangat persatuan, kepedulian, empati, dan tanggung jawab generasi muda terhadap bangsa dan negara.
SEKAYU, MANSA MUBA โ RABU, 28 OKTOBER 2026
Kepala Madrasah Bertindak sebagai Pembina Upacara
Kepala MAN 1 Musi Banyuasin, Muhammad Yamin, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa generasi muda harus mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa, rakyat, dan negara. Peserta didik juga diingatkan agar tidak hanya berorientasi pada keberhasilan diri sendiri, tetapi turut menumbuhkan kepedulian dan empati terhadap kesulitan yang dihadapi orang lain.
Generasi muda harus mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa, rakyat, dan negara, sekaligus menumbuhkan kepedulian serta empati terhadap kesulitan yang dihadapi orang lain.
Pesan amanat Kepala MAN 1 Musi Banyuasin, Muhammad Yamin
Kemajuan Harus Berjalan Seiring dengan Nilai Kemanusiaan
Lebih lanjut, Muhammad Yamin menegaskan bahwa kemajuan yang tidak disertai nilai-nilai kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berani menghadapi tantangan, memiliki kelembutan hati, serta mampu menjaga persatuan dan menghargai sesama.
Persatuan
Menjaga kebersamaan dan menghargai perbedaan di tengah keberagaman.
Kemanusiaan dan Empati
Memiliki kepedulian terhadap sesama dan memahami kesulitan yang dihadapi orang lain.
Ketangguhan
Berani menghadapi tantangan dan terus mengembangkan kemampuan diri.
Tanggung Jawab
Memberikan kontribusi positif bagi madrasah, masyarakat, bangsa, dan negara.
Mengingat Kembali Semangat Sumpah Pemuda
Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum penting untuk mengingat kembali semangat perjuangan para pemuda dalam menyatukan keberagaman bangsa Indonesia. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air perlu terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai bekal dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni peringatan. Nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air perlu diterapkan dalam perilaku sehari-hari, termasuk melalui kepedulian dan sikap saling menghargai.
Menerapkan Nilai Sumpah Pemuda dalam Kehidupan Sehari-hari
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta didik MAN 1 Musi Banyuasin diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat. Semangat persatuan tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui tindakan nyata, kepedulian terhadap sesama, dan tanggung jawab dalam berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Bersatu dalam Keberagaman, Peduli terhadap Sesama
Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bagi generasi muda MAN 1 Musi Banyuasin untuk terus menjaga persatuan, menjunjung nilai kemanusiaan, serta menunjukkan semangat cinta tanah air melalui sikap dan tindakan yang bermanfaat bagi sesama.

