Senin, 26 Oktober 2026

Merawat Alam Melestarikan Budaya, Pembukaan Dan Pembuatan Gambo Hari Pertama Di MAN 1 Musi Banyuasin

Kokurikuler dan Budaya Lokal

Merawat Alam Melestarikan Budaya, Pembukaan dan Pembuatan Gambo Hari Pertama di MAN 1 Musi Banyuasin

Mengenalkan warisan budaya lokal melalui praktik pembuatan kain Gambo yang memadukan kreativitas, kepedulian lingkungan, dan pengetahuan sains.

πŸ“ Sekayu, Musi Banyuasin πŸ“… Senin, 26 Oktober 2026 🎨 Pelatihan Kain Gambo
Sekayu, (Mansa Muba) — MAN 1 Musi Banyuasin melaksanakan pembukaan kegiatan kokurikuler pelatihan pembuatan batik Gambo di aula madrasah. Senin, (26/10/2026). Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengenalkan sekaligus melestarikan budaya lokal kepada peserta didik melalui praktik pembuatan kain Gambo.

Pelatihan Gambo bagi Peserta Didik Kelas X

Kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh Kepala MAN 1 Musi Banyuasin, Muhammad Yamin, bersama Multi Sudarso, para pengrajin kain Gambo, serta perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X secara bertahap. Pada hari pertama, kegiatan diikuti oleh peserta didik kelas X.A hingga X.D dengan didampingi oleh guru yang bertugas dalam kegiatan kokurikuler tersebut.

πŸ‘©β€πŸŽ“

Peserta Hari Pertama

Peserta didik kelas X.A hingga X.D, didampingi guru yang bertugas dalam kegiatan kokurikuler.

🀝

Pembimbing dan Mitra

Muhammad Yamin, Multi Sudarso, para pengrajin kain Gambo, serta perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Menumbuhkan Semangat Kebangsaan dan Kecintaan Daerah

Sebelum acara pembukaan dimulai, seluruh peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah, dan Mars Musi Banyuasin sebagai bentuk penanaman semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap madrasah serta daerah.

Pelatihan Berlangsung Dua Hari

Dalam kesempatan tersebut, Multi Sudarso selaku ketua panitia menyampaikan laporan mengenai tujuan dan teknis pelaksanaan pelatihan pembuatan Gambo. Ia menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua hari, dilanjutkan dengan tahapan pembuatan motif hingga proses pencelupan kain yang dijadwalkan selesai dalam waktu satu minggu.

Proses Pembuatan Gambo Dilaksanakan Bertahap

Pelatihan berlangsung selama dua hari, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan motif dan proses pencelupan kain hingga penyelesaian yang dijadwalkan selesai dalam waktu satu minggu.

Memadukan Budaya Lokal dengan Ilmu Kimia

Salah satu hal menarik dalam pelatihan kali ini adalah pengembangan motif Gambo yang terinspirasi dari rumus-rumus kimia, seperti air (Hβ‚‚O), benzena, dan metana (CHβ‚„). Motif tersebut merupakan hasil kreasi dan pengembangan desain yang melibatkan para guru, sehingga memadukan unsur budaya lokal dengan pengetahuan sains.

Inspirasi Motif dari Dunia Sains

Rumus kimia menjadi inspirasi visual untuk mengembangkan desain kain Gambo, mempertemukan kreativitas seni dengan pengetahuan sains.

Hβ‚‚O Air
⌬ Benzena
CHβ‚„ Metana

Praktik Menggambar Pola, Menjahit, dan Menjumput Kain

Setelah acara pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan batik Gambo. Peserta didik mulai menggambar pola berdasarkan desain yang telah disediakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Selanjutnya, mereka melakukan proses menjahit dan menjumput kain sesuai pola yang telah dibuat. Adapun tahapan pewarnaan dan penyelesaian akhir (finishing) akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

Tahapan Praktik Hari Pertama

1

Menggambar pola
Peserta didik menggambar pola berdasarkan desain yang telah disediakan.

2

Menjahit kain
Kain dijahit mengikuti pola yang telah dibuat.

3

Menjumput kain
Peserta didik menjumput kain sesuai pola sebagai bagian dari proses pembuatan Gambo.

4

Pewarnaan dan finishing
Tahapan ini dijadwalkan berlanjut pada hari berikutnya.

Merawat Alam dan Melestarikan Warisan Budaya

Melalui kegiatan kokurikuler ini, MAN 1 Musi Banyuasin berharap peserta didik dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya lokal, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan warisan budaya daerah.

MAN 1 MUSI BANYUASIN Dokumentasi & Publikasi: TSJMANSAMUBA
Share